Sejarah Teknik Powder Coating

Sejarah Powder Coating. Powder coating atau lapisan serbuk digunakan di seluruh dunia untuk berbagai aplikasi  yang sangat beragam, mulai dari komponen mobil, perabotan hingga papan nama. Prosesnya yang ramah lingkungan, membuat semakin banyak perusahaan yang mengandalkan jasa powder coating, entah itu di di Indonesia ataupun di seluruh dunia. Meski prosesnya perlahan menyalip proses finishing cair, keberhasilan powder coating masih tergolong baru.

Proses powder coating berasal dari awal 1950'an dan sudah mengalami lebih dari 60 tahun analisis, eksperimen dan kemajuan teknologi. Proses dan peralatan untuk pelapis bubuk juga selalu berubah dan berkembang. Lalu bagaimana awal mula teknik powder coating ini menjadi dikenal di seluruh dunia?


Berasal dari Eropa
Gagasan asli untuk lapisan bubuk dimulai di Eropa pada awal 1950'an. Hal ini terjadi karena kekhawatiran lingkungan mengenai kontaminasi penggunaan pelarut cair yang mulai mengganggu orang di seluruh dunia. Awalnya, serbuk disemprot api ke permukaan logam untuk melapisinya. Kemudian, ilmuwan Jerman Dr. Erwin Gemmer mengembangkan gagasan untuk aplikasi berfluida resin termoplastik pada logam. Teknik ini merupakan perbaikan pada teknik penyemprotan api karena lebih efisien. Paten untuk proses baru ini dikeluarkan pada tahun 1955.

Popularitas
Teknik pengaplikasian dari Dr. Gemmer menjadi sangat populer. Tidak hanya digunakan di Eropa, teknik ini berkembang hingga ke seluruh dunia. Penggunaan teknik cat powder coating ini diutamakan untuk tujuan fungsional, yaitu menciptakan permukaan tahan korosi dan abrasi. Aplikasi berfluida ini digunakan hampir pada semua aplikasi powder coating antara tahun 1958 dan 1965.

Didalam masa itu, yaitu pada tahun 1960, Pieter G de Lange seorang ilmuwan di Amsterdam, memulai penelitian tentang pelapin ramah lingkungan yang bisa bersaing dengan cat cair tradisional. Dia berfokus pada subtitusi pelarut dengan udara yang membuatnya mengembangkan bubuk coating.  Teknik semprot elektrostatik juga diadaptasi dari aplikasi cat basah.

Teknologi Baru
Ketika teknik berfluida sedang digunakan, teknik lain sedang diuji. Pengolahan lapisan bubuk elektrostatik dikomersialkan antara tahun 1962 dan 1964. Proses ini menggunakan senapan semprot elektrostatik untuk menyemprot bubuk layaknya cairan. Proses elektrostatik terus mendapat daya tarik hingga kemudian antara tahun 1966 dan 1973, empat jenis utama resin thermosetting ditetapkan, yaitu : epoxy, epoxy poliester hibrida, poliuretan dan polyester (TGIC). Empat jenis dasar resin tersebut masih digunakan sampai sekarang, dikembangkan dan didistribusikan secara komersial. Hal ini memungkinkan powder coating untuk digunakan dalam pengaturan komersial yang lebih luas.

Tekanan Lingkungan
Antara tahun 1966 dan 1970, ada tekanan lingkungan yang meningkat, menyertakan Los Angeles Rule 66 dan Clean Air Act. Tekanan ini membantu mendorong popularitas powder coating di seluruh dunia. Dimulai pada awal tahun 1980'an, pertumbuhan penerapan powder coating di seluruh dunia terbukti, terutama di Amerika Utara dan Jepang. Sejak saat itu, teknologi telah mengalami peningkatan yang luar biasa, termasuk perumusan serbuk dan peningkatan efisiensi.

Jika anda tertarik dengan layanan powder coating, kami bergerak di bidang jasa powder coating, sekaligus jasa sandblasting berkualitas baik, dengan hasil yang bisa dilihat di halaman Galeri kami. Untuk kenyamanan anda, kami memeriksa 100% semua bagian untuk memastikan anda menerima kualitas produk yang diharapkan. Kami juga melayani jasa pesan antar baik dalam quantity besar maupun kecil khusus di area Surabaya dan Sidoarjo. Hubungi Kami untuk meminta perkiraan layanan jasa powder coating kami.


CJ Coating :
- Jasa powder coating 
- Jasa sandblasting
- Jasa powder coating Surabaya
- Jasa powder coating Sidoarjo 

Bagikan :

Facebook Google+ Twitter
Previous
Next Post »